Karakteristik Benua Eropa Beserta Penjelasan dan Gambarnya

Karakteristik Benua Eropa Beserta Penjelasan dan Gambarnya

Posted on

Karakteristik Benua Eropa Beserta Penjelasan dan Gambarnya – Setelah beberapa kesempatan sebelumnya kita membahas Benua Asia, Amerika, Australia, Afrika serta Antartika, kali ini kita akan membahas tentang benua yang tentunya tidak berawalan A, ya kali ini kita akan membahas tentang Benua Eropa

Karakteristik Benua Eropa

Karakteristik Benua Eropa Beserta Penjelasan dan Gambarnya

Benua Eropa sendiri merupakan gabungan dari beberapa semenanjung. 2 (Dua) semenanjung besar, yakni daratan utama Eropa dan Skandinavia, dihubungkan oleh Laut Baltik. 3 (Tiga) semenanjung lebih kecil, yaitu Iberia, Italia, dan Balkan berada di bagian selatan menghadap Laut Mediterania.

Laut ini menjadi batas wilayah Benua Eropa dan Benua Afrika. Di bagian timur daratan utama Eropa yang luas tampak seperti mulut cerobong asap.

Topografi atau relief dari daratan Benua Eropa sangat bervariasi. Di wilayah bagian selatan berderet pegunungan, yakni Pegunungan Alpen, Pyrenees, dan Carpathian. Ke arah utara dari pegunungan itu merupakan suatu wilayah berbukit-bukit yang luas sampai mencapai dataran rendah di wilayah utara dan timur.

Busur dataran tinggi terdapat di wilayah barat laut, mulai dari Pulau Inggris dan berlanjut sepanjang Pegunungan Norwegia. Rangkaian Pegunungan Alpina melintang di wilayah Benua Eropa dari barat ke timur.

1. Letak dan luas benua Eropa

Wilayahnya yang terbentang dari Tanjung Utara (North Cape) di Norwegia sampai Pulau Kreta di Laut Merah. Dari barat ke timur mulai dari Tanjung Sao Vicente di Portugal hingga Pegunungan Ural di Rusia.

Letak astronomis Benua Eropa antara 34o51’ LU – 71o06’ LU dan 9o27’ BB – 66o20’ BT. Eropa sendiri merupakan benua terkecil kedua setelah Australia. Wilayahnya hanya 7% dari luas daratan di muka bumi (±10.531.623 km2) dan terbagi atas Eropa Utara, Eropa Selatan, Eropa Timur dan Eropa Barat.

Berikut ini batas-batas geografis benua Eropa :

  • Sebelah utara : Samudra Arktik.
  • Sebelah timur : Pegunungan Ural (batas dengan Benua Asia), Sungai Ural, dan Laut Kaspia.
  • Sebelah selatan : Pegunungan Kaukasus, Laut Hitam, dan Laut Tengah.
  • Sebelah barat : Samudra Atlantik.

2. Bentang alam benua Eropa

Wilayah Eropa memiliki topografi yang bervariasi, meliputi dataran tinggi di bagian utara dan barat laut, dataran rendah di bagian tengah hingga timur, serta wilayah pegunungan di bagian selatan dan barat daya.

Dataran tinggi barat laut, Dataran ini sendiri membentang dari Britania di Perancis Barat melalui suatu Kepulauan Inggris dan Skandinavia menuju ke Samudra Arktik. Wilayahnya berupa suatu pegunungan berbatu, plato tinggi, dan lembah dalam. Serta ketinggiannya beragam.

Dataran rendah tengah (Plain), Dataran ini sendiri membentang dari lembah Garone di Perancis Barat Daya sampai Pegunungan Ural, meliputi Perancis Utara, Belgia, Belanda, Britania Tenggara, Jerman Utara, Denmark, Polandia, dan hampir di semua wilayah negara pecahan Rusia di Eropa. Bagian yang benar-benar datar yakni wilayah Belanda.

Daerah Pegunungan, Daerah ini meliputi Pegunungan Alpen yang membentang dari Spanyol hingga ke Kaukasus. Beberapa gunung aktif di wilayah ini, antara lain yakni Gunung Vesuvius dan Etna di Italia. Pegunungan Alpen terdiri dari Sierra Nevada, Pyrénia, Apennine dan pulau-pulau berbukit di Laut Tengah. Pegunungan Kaukasus antara laut Hitam dan Laut Kaspia memisahkan Eropa dengan Timur Tengah.

a. Titik tertinggi di Benua Eropa yaitu Gunung Elbrus di Rusia (±5.642 m). Titik terendahnya terdapat di Laut Kaspia.

b. Beberapa sungai utama di Benua Eropa yaitu Sungai Wolga, Thames, Donau, Rhein, dan Rhöne, dan Elbe. Danau-danau terkenal antara lain Danau Onega, Ladoga, Rybinsk, serta Danau Kaspia (sering disebut Laut Kaspia).

3. Iklim Benua Eropa

Secara umum iklim di Eropa dipengaruhi oleh Arus Teluk dan Arus Atlantik. Iklim yang dialami oleh seluruh wilayah Eropa bervariasi. Berikut ini merupakan karakter setiap iklim dan wilayah yang mengalaminya yaitu sebagai berikut :

a. Iklim maritim ini dialami di kawasan Atlantik (Irlandia, Inggris, Belgia, Belanda). Karakter musim dingin nyaman, musim panas sejuk, dan curah hujan cukup.
b. Iklim arktik dan subarktik ini dialami pada wilayah bagian utara (Islandia, Rusia Utara, Swedia Utara, dan pantai utara Norwegia). Musim panasnya pendek, dan musim dingin sangat pan-jang dengan suhu yang sangat rendah.
c. Iklim kontinental / benua dialami oleh Eropa bagian timur dan tengah. Perbedaan suhu musim dingin dan musim panas sangat ekstrim. Sedikitnya curah hujan dipengaruhi oleh angin barat dari Samudra Atlantik.
d. Iklim mediterania dialami pada wilayah Eropa bagian selatan di sekitar Laut Tengah.
e. Iklim pegunungan dialami pada daerah-daerah pegunungan. Iklim itu dipengaruhi oleh ketinggian.

4. Sosial budaya benua Eropa

Jumlah penduduk Eropa pada pertengahan 2007 mencapai sekitar 733 juta jiwa. Wilayah dengan penduduk terpadat yaitu Eropa Timur.

Masyarakat di Eropa merupakan bangsa kulit putih yang dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok. Kelompok tersebut yakni orang Nordik (Norwegia, Swedia, Jerman), orang Alpen (Perancis dan Swiss), orang Dinara (Rumania), dan orang Mediterania (Italia, Portugal, Spanyol), serta orang Slavia (Rusia, Polandia, Bulgaria).

Masyarakat Eropa bagian barat dan utara sebagian besar merupakan pemeluk Kristen. Dan sebagian besar penduduk Eropa tengah dan selatan ialah pemeluk Katolik Roma. Sebagian besar lagi masyarakat Turki ialah pemeluk Islam. Mayoritas penduduk wilayah timur dan tenggara merupakan pemeluk Kristen Yunani.

Berbagai agama lain juga hidup di benua ini. Eropa merupakan tempat lahirnya berbagai bahasa yang kini dipakai oleh banyak masyarakat di dunia. Misalnya bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, dll.

5. Perekonomian Benua Eropa

Perekonomian di kawasan Benua Eropa berkembang pesat. Potensi penduduk maupun wilayahnya sangatlah mendukung berbagai suatu kegiatan perekonomian, seperti pertanian, peternakan, perdagangan, serta perindustrian.

Kegiatan pertanian juga dilakukan dengan suatu konsep serta peralatan modern untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Demikian juga halnya dengan peternakan. Kegiatan industri maju pesat sejak era revolusi industri yang juga dipelopori oleh negara di kawasan Eropa.

Negara-negara yang memiliki hasil pertanian dominan, misalnya Inggris, Belanda, dsb. Hasil-hasil peternakan terutama diberikan oleh Denmark, Spanyol, dan Belanda.

Negara industri yang terkenal misalnya yaitu Jerman, Inggris, dan Rusia. Hasil industrinya berupa otomotif, mesin-mesin berat, elektronika, dsb.

Secara keseluruhan negara-negara di kawasan Eropa tumbuh menjadi negara-negara maju, terutama negara-negara di kawasan Eropa Barat (Jerman, Prancis, Belanda, dll).

Itulah sekilas penjelasan tentang Karakteristik Benua Eropa Beserta Penjelasan dan Gambarnya, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami

Baca Juga >>>