Contoh dan Cara Membuat Surat Dinas Resmi

Contoh dan Cara Membuat Surat Dinas Resmi

Posted on

Contoh dan Cara Membuat Surat Dinas Resmi – Surat dinas biasanya digunakan untuk memberikan perintah, undangan atau lain sebagainya yang berkaitan dengan kegiatan kelembagaan. Sebelum kita ke contoh dari surat dinas resmi ada baiknya kita mempelajari terlebih dulu tentang pengertian surat dinas, fungsi surat dinas dan bagian-bagian dari surat dinas serta masih banyak lagi yang berhubungan dengan surat dinas resmi.

Tujuan dari di buatnya surat dinas resmi ialah untuk memberikan informasi antar instansi dengan menggunakan media surat. Bagi kalian yang pernah menjadi anggota dari sebuah organisasi seperti OSIS pasti kalian sudah terbiasa dengan surat dinas karena sebuah organisasi khususnya organisasi ini menggunakan media surat untuk menyampaikan informasi kepada para anggotanya.

Pengertian Dan Contoh Surat Dinas

Surat dinas ialah salah satu media komunikasi tertulis yang di pergunakan untuk menyampaikan suatu informasi mengenai kedinasan, di buat oleh suatu lembaga, organisasi atau instansi pemerintah ataupun swasta.

Contoh dan Cara Membuat Surat Dinas Resmi

Karena surat dinas resmi dibuat oleh seorang yang memiliki kedudukan tinggi dalam pemerintahan atau perusahaan maka surat dinas sering disebut dengan surat jabatan. Selain itu surat ini juga sering disebut surat resmi karena dikeluarkan oleh instansi yang resmi seperti pemerintahan atau perusahaan swasta yang mempunyai kewenangan untuk membuat surat tersebut.

Jenis – Jenis Surat Dinas

Surat dinas terbagi dalam beberapa jenis tergantung dari fungsi dan siapa yang mengeluarkan surat tersebut. Surat dins ada juga yang dibuat oleh peroranagn untuk mengudang seorang traner atau motivator untuk meningkatkan kinerja.

1. Surat Permohonan Surat Dinas

Surat jenis ini berisi tentang permohnan atau permintaan sesuatu pada pihak lain, contohnya permohonan pada seseorang untuk dapat mengisi dalam suatu acara seperti acar seminar. Atau permohonan pindah tugas atau mutasi, permohonan izin, dan pinjaman sesuatu.

Surat jenis ini biasanya di kirm pada instansi yang secara structural organisasi yang lebih tinggi. Dan untuk instansi atau pejabat yang memiliki kedudukan lebih rendah, surat ini lebih tepat disebut dengan surat permintaan atau penugasan. Dalam surat permohonan wajib di sebutkan beberapa hal pokok seperti:

1. Identitas dari pemohon
2. Isi dari permohonan
3. Tujuan dan alasan pemohon
4. batas waktu maksimal untuk menjawab permohonan yang diajukan
5. Pernyataan kesungguhan dalam memohon
6. Surat pemberitahuan

Surat ini pada umumnya berisi tentang suatu informasi baru yang akan disosialisasikan agar diketahui oleh pihak lain yang terkait dengan informasi yang disampaikan. Surat ini hanya bersifat menyampaikan informasi oleh karena itu tidak memerlukan tanggapan dalam bentuk surat. Biasanya surat pemberitahuan dibuat dengan sistematik seperti:

1. Bagian pembuka berisi tentang masalah utama dari dibuatnya surat.
2. Bagian isi beisi rincian, uraian, keterangan atau penjelasan dai pokok masalah yang akan diberitahukan.
3. Bagian penutup, ini berisi harapa agar pihak yang di tuju memaklumi hal yang disampaikan.
4. Surat keterangan.

Surat jenis ini biasanya berisi keteranga resmi mengenai status atau kondisi seseorang yang dikeluarkan oleh pejabat yang mempunyai kewenangan.

Cara Menulis Surat Dinas

Surat dinas ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik,baku dan benar sesuai dengan EYD yang berlaku. Format dalam penulisan surat dinas sama dengan surat resmi lainnya,yakni memiliki kop surat, nomor surat, hal, lampiran dan lain sebagainya yang menjadi syarat dalam surat resmi.

Contoh Surat Dinas Resmi

Contoh dan Cara Membuat Surat Dinas Resmi

Itulah sekilas penjelasan tentang Contoh dan Cara Membuat Surat Dinas Resmi, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami

Baca Juga >>>