Pengertian Iman Dalam Agama Islam Menurut Istilah dan Bahasa

Pengertian Iman Dalam Agama Islam Menurut Istilah dan Bahasa

Posted on

Pengertian Iman Dalam Agama Islam Menurut Istilah dan Bahasa – Secara bahasa iman ialah kepercayaan dan secara istilah iman ialah suatu keadaan yang diasarkan pada keyakinan dan mencakup segi-segi perkataan dan perbuatan. Yakni perkataan hati dan lisan dan perbuatan hati dan anggota badan. Perkataan hati ialah ilmu yang diykini. Perbuatan hati contohnya niat ikhlas, kecintaan pada Allah Subhanahu Wata’ala, tawakkal dan lain sebagainya dan perkataan lisan.

Iman secara syar’i ialah membenarkan dan mengakui secara sempurna akan wujud dari kebenaran Allah Subhana wa Ta’ala dan rububuyahnya, Uluhiyahnya serta mengakui atau mengimani nama-nama dan sifat Allah Subhana wa Ta’ala.

Jika kata iman disebutkan secara mutlak yakni sendiri tanpa digabung dengan kata lainnya, seperti amal sesudahnya maka maksudnya ialah arti iman yang smeprna yang mencakup perkataan dan berbuatan.

Imam al-Hulaini rahimahullah berkata :

“Para ahli tafsir telah ijma’ bahwa yang dimaksud dengan ungkapan IMANAKUM pada ayat tersebut ialah sholat kalian yang berkiblat kearah Baitul Maqdis. Disini terbukti bahwa sholat dinamakan dengan iman.bila demikian halnya,maka semua amal ketaatan ialah iman,karena tidak ada bedanya antara sholat dengan amal ibadah lainnya dalam penamaannya (sebagian bagian iman).”

Pengertian Iman Dalam Agama Islam Menurut Istilah dan Bahasa

Dalam shohih Bukhori no 4020,Muslim no 23,Sunan Abu Dawud no 3692,Tirmidzi no 1525 dan Nasa’i no 4945 terdapat sebuah hadits yang diriwayatkam oleh Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shollahu ‘alaihi wa Salam bahwa beliau bersabda kepada utusan Bani ‘Abdul Qois yang artinya:

“Aku memerintahkan kalian untuk beriman kepada Allah Yang Maha Esa.Tahukah kalian apa arti beriman kepada Allah Yang Maha Esa? Yaitu syahdat La Ilaha Illallah,tiada Ilah yang berhak diibadahi selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah,mendirikan shoalt,membayar zakat, puasa ramadhan dan membayar seperlima ghanimah (harta rampasan perang”).

Dalam hadits diatas sudah dengan tegas dijelaskan bahwa perkataam serta perbutan anggota badan ialah iman atau bagian dari iman. Sudah pasti perkataan dan perbuatan badan harus disertai iman yang ada dalam hati itu karena jika tida maka kedaan seperti ini tidak dapat disebut sebaga iman.

Itulah sekilas Pengertian Iman Dalam Agama Islam Menurut Istilah dan Bahasa, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami.

Baca Juga >>>