5 Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli

5 Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli

Posted on

5 Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli – Istilah Ekosistem dikenalkan pertama kali oleh A.G Tansley (1935), sebelum itu, pengertian ekosistem disamakan dengan pengertian Bioconenosis oleh Karl Mobius. S.A. Forbes (1887) yang menulis tentang mikrokosmos yang juga mempunyai definisi yang sama dengan pengertian ekosistem.

Ekosistem juga diartikan sebagai holocoen oleh Friedrichs (1930), Thienemann (1939) sebagai biosistem, Vernadsky (1944) sebagai bioenert body.

5 Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli

Pengertian ekosistem menurut para ahli :

1. A.G. Tansley (1935) menjelaskan Ekosistem ialah suatu unit ekologi (an ecological unit) yang didalamnya terdapat struktur dan fungsi. Struktur yang dimaksudkan dalam ekosistem tersebut yakni berhubungan dengan keanekaragaman spesies atau species diversity. Pada ekosistem yang strukturnya kompleks, maka akan mempunyai keanekaragaman spesies yang tinggi.

Adapun fungsi yang dimaksudkan pada pengertian ekosistem menurut A. G. Tansley ialah berhubungan dengan siklus materi dan arus energi melalui komponen komponen ekosistem.

2. Woodbury (1954) menjelaskan bahwa Ekosistem ialah tatanan kesatuan secara kompleks di dalamnya terdapat habitat, tumbuhan dan binatang yang dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh, sehingga semuanya akan menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energi.

3. Pengertian ekosistem menurut Odum (1993), ialah unit fungsional dasar dalam ekologi yang di dalamnya tercakup organisme dan lingkungannya (lingkungan biotik dan abiotik) yang di antara keduanya saling memengaruhi.

Ekosistem sendiri dikatakan sebagai suatu unit fungsional dasar dalam ekologi karena merupakan satuan terkecil yang mempunyai komponen secara lengkap, memiliki relung ekologi secara lengkap, dan terdapat proses ekologi secara lengkap, sehingga dalam unit ini siklus materi serta arus energi terjadi sesuai dengan kondisi ekosistemnya.

4. Berdasarkan UU Lingkungan Hidup tahun 1997, ekosistem ialah tatatan kesatuan cara yang utuh menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. Unsur-unsur lingkungan hidup baik itu unsur biotik maupun abiotik, baik itu makhluk hidup maupun benda mati, semuanya tersusun sebagai satu kesatuan dalam ekosistem yang masing-masing tidak dapat berdiri sendiri, tidak dapat hidup sendiri, melainkan saling berhubungan, saling mempengaruhi, saling berinteraksi, sehingga tidak bisa dipisah-pisahkan.

5. Definisi Ekosistem menurut Soemarwoto (1983), ekosistem itu yaitu suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Tingkatan organisasi ini sendiri dikatakan sebagai suatu sistem karena memiliki komponen-komponen dengan fungsi berbeda yang terkoordinasi secara baik sehingga masing-masing komponen terjadi hubungan timbal balik.

Hubungan timbal balik terwujudkan dalam rantai makanan serta jaring makanan yang pada setiap proses ini terjadi aliran energi dan siklus materi.

Ringkasan Tentang Pengertian Ekosistem

Pengertian Ekosistem ialah tatanan kesatuan secara kompleks yang mana di dalamnya terdapat habitat, tumbuhuan, serta binatang dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh, sehingga semuanya akan menjadi bagian dari mata rantai siklus materi dan aliran energi.

Bahkan ekosistem dapat dikatakan sebagai suatu unit fungsional dasar dalam ekologi karena merupakan kesatuan terkecil yang mempunyai komponen secara lengkap, memiliki relung ekologi secara lengkap, serta di dalamnya terjadi proses ekologi secara lengkap, sehingga di dalam ekosistem siklus materi serta arus energi berjalan sesuai dengan kondisi ekosistemnya.

Dengan demikian, ekosistem bisa juga didefinisikan sebagai tatanan kesatuan secara utuh menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.

Semua ekosistem, baik itu ekosistem terestrial (daratan) maupun akuatik (perairan) terdiri dari komponen-komponen yang bisa dikelompokkan berdasarkan segi trofik dan segi struktur dasar ekosistem.

Berdasarkan dari segi trofik, komponen biotik dalam ekosistem terdiri atas 2 (dua) komponen, yaitu autotrofik dan komponen heterotrofik.

Berdasarkan segi struktur dasar ekosistem, semua ekosistem terdiri dari 4 (empat) komponen antara lain komponen abiotik (nonhayati), komponen produsen, komponen konsumen (ada konsumen pertama, konsumen kedua, konsumen ketiga, serta mikrokonsumen), serta komponen pengurai (decomposer dan transformer).

Ekosistem sekaligus sebagai habitat (tempat hidup) organisme yang ada di dalamnya. Di dalam habitat, setiap organisme memiliki cara tertentu untuk hidup. Cara hidup organisme seperti itu disebut dengan relung atau niche yang menunjukkan peranan fungsional dan posisi organisme dalam ekosistem.

Relung sendiri, yaitu posisi atau status organisme dalam suatu komunitas atau ekosistem tetentu. Di dalam ekosistem terjadi suatu proses yang disebut siklus materi dan aliran energi.

Energi sendiri didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Energi yang dimiliki oleh setiap organisme ialah energi kimia yang diperoleh dari makanannya dalam bentuk protein, karbohidrat, lemak dan sebagainya.

Energi tersebut diciptakan pertama kali di tingkatan produsen dengan mengubah energi matahari ke dalam bentuk energi potensial. Dan perlu diketahui bahwa energi di dalam ekosistem ini tunduk pada hukum termodinamika, yakni hukum termodinamika I & hukum termodinamika II.

Aliran energi dalam ekosistem akan selalu seirama dengan siklus materi. Ke-2 proses tersebut berjalan melalui rantai makanan dan jejaring makanan. Di samping itu, di alam juga terjadi siklus biogeokimia yakni peredaran bahan abiotik dari lingkungan melalui komponen biotik dan kembali lagi ke lingkungan.

Siklus biogeokimia juga dikelompokkan ke dalam tipe siklus gas (gas karbon, nitrogen, dan belerang), siklus padatan/Siklus sedimen atau fosfor, serta tipe siklus air (hidrologi).

Itulah sekilas 5 Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli, terima kasih telah menyempatka membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami, dan anda bisa meninggalkan jejak pada komentar dibawah.

Baca Juga >>>