13 Macam Tumbuhan Pemakan Serangga Yang Ada di Dunia

13 Macam Tumbuhan Pemakan Serangga Yang Ada di Dunia

Posted on

13 Macam Tumbuhan Pemakan Serangga Yang Ada di Dunia – Berikut ini beberapa tanaman pemakan serangga yang ada di dunia :

Tumbuhan Pemakan Serangga

13 Macam Tumbuhan Pemakan Serangga Yang Ada di Dunia

1. Aldrovanda Vesicula

Di Indonesia tanaman ini dikenal dengan kincir air, berkembang sangat cepat hingga 4 sampai 9 mm per hari. Aldrovanda Vesicula mempunyai batang berukuran kurang lebih 6 sampai 11 cm yang mengembang diatas permukaan air. Tanaman ini tidak memiliki akar seperti tanaman pda umumnya. Ia memiliki perangkap yang terdiri dari dua lobus yang terbuka mirip seperti jebakan pada tanaman venus flytrap. Bedanya ukurannya lebih kecil dan berada dalam air.

Saat invertebrata kecil masuk ke celah diantara dua lobus maka bisa dipastikan ia tidak akan selamat karena perangkapnya hanya membutuhkan waktu 10 milidetik untuk menutup dan memakan.

2. Brocchinia Reducta

Brocchinia Reducta tersebar di Guyana, Kolombia, Venezuela selatan dan Brazil. Brocchinia Reducta banyak ditemukan tumbuh pada tanah yang tidak subur.

Tanaman ini dikenal sebagai tanaman yang cepat beradaptasi dengan lingkungannya. Tidak jarang tanaman ini dapat hidup diatas batu, akarnya digunakan sebagai penopang.

Jebakan pada tanaman ini dapat memantulkan sinar UV dan dapat menjadi umpan yang bagus karena banyak serangga yang tertarik dengan sinar UV. Permukaannya yang licin menyebabkan serangga yang mendarat akan langsung meluncur tergelincir lalu tenggelam di area perangkap yang berisi cairan.

3. Byblis

Tanaman Byblis ini berasal dari Australia Barat, memiliki lima benang sari pada tiap bunganya. Penampilannya yang menarik membuatnya disebut tanaman pelangi.

Permukaan daunnya tertutup oleh kelenjar rambut yang menghasilkan zat yang lengket yang membuat serangga terperangkap. Serangga akan mati karena kelelahan setelah mencoba untuk melerikan diri setelah itu baru Byblis akan menyerap nutrisi serangga yang sudah mati tersebut.

4. Cephalotus

Cephalotus berbeda dengan tanaman pemakan serangga yang lain karena Cephalotus hanya memiliki satu jenis daun. Cephalotus mempunyia dua tipe daun yang berbeda. Satu daun merupakan daun biasa dan yang satunya lagi merupakan daun perangkap atau pitcher yang bentuknya sama dengan pemakan lainnya.

Pada pintu masuk perangkap terdapat duri yang bentuknya sangat simetris dan itu memungkinkan serangga untuk masuk dengan mudah akan tetapi serangga itu tidak bisa keluar lagi. Serangga yang sudah masuk akan langsung dicerna dengan diambil nutrisinya oleh Cephalotus.

5. Darlingtonia Californica

Ini merupakan tanaman pemakan serangga yang hidup pada daerah pasir bergambut, rawa – rawa atau pinggiran sungai. Darlingtonia Californica tersebar dikawasan California utara dan di Oregon AS.

Daunnya mirip ular dan sering disebut dengan cobra lily. Pintu jebakannya mirip dengan taring dan terdapat rongga udara di dalamnya. Rongga udara itu akan mengeluarkan aroma yang khas yang dapat menarik perhatian mangsa, saat masuk ke dalam perangkap maka serangga itu tidak akan bisa untuk keluar lagi.

Jika ia hidup dalam alam liar yang banyak terkena sinat matahari maka Darlingtonia Californica akan memiliki banyak warna akan tetapi jika dibudidayakan maka warnanya akan tetap hijau.

6. Drosera

Drosera tersebar disemua benua kecuali di Antartika dengan berbagai ukuran. Tanaman ini terbagi dalam 194 spesies tanaman yang berbeda dan membuatnya menjadi tanaman pemakan serangga dengan marga yang terbesar.

Drosera lebih dikenal dengan nama Sundews. Semua spisies dari jenis ini bida menggerakan tentakel mereka, tentakel mereka sangat sensitif saat terjadi kontak dengan serangga. Tentakelnya sangat lengket dan mengandung cairan yang manis dan cairan itu yang akan membawa mangsa masuk dalam pusat daun untuk di cerna.

Drosera memiliki akar hingga 15cm dan itu termasuk akar yang sangat panjang untuk tanaman pemakan serangga. Fungsi akarnya berbeda dalam setiap spesiesnya.

7. Genlisea

Habitat dari Genlisea adalah di daerah yang sangat basah. Tanaman ini juga sering di sebut dengan nama tanaman pembuka botol. Mempunyai dua jenis daun yang fungsinya berbeda pada genlisea. Satu daun dibawah tanah seperti akar dan daun itu akanmenghisap air dan zat hara dari dalam tanah dan menangkap protozoan.

Daun lainnya dipermukaan tanah untuk memancing mangsa agar masuk dalam jebakan. Sistem perangkapnya adalah perangkap lobster yakni perangkap yang akan memudahkan serangga untuk masuk akan tetapi hampir tidak bisa untuk kembali keluar.

8. Heliamphora

Ini adalah tanaman pemakan serangga yang tinggal pada bagian tinggi di gunung di Brazil, Venezuela dan Guyana. Heliamphora merupakan tanaman kecil yang bisa tumbuh subur pada dataran tinggi pegunungan karena mendapat sinar matahari yang cukkup setiap hari.

daunnya berbentuk corong atau tabung berguna untuk menarik perhatian serangga lalau menjebaknya. Setelah serangga terjebak maka enzim dalam heliamphora akan mencerna mangsa dan menyebarkan nutrisinya ke semua bagian tanaman.

9. Nepenthez

Nepenthez atau yang sering kita kenal dengan nama kantong semar. Tersebar di berbagai negara seperti Sri Langka, Madagaskar, India, Australia, filipina, Malaysia, Cina Selatan dan Indonesia, yakni daerah yang memiliki kadar nitrogen yang sangat sedikit. Nepenthez banyak ditemukan di kalimantan dan Sumatera.

Daunnya yang berbentuk tabung berlubang diatasnya, dari rongga daun itu keluar aroma harum yang menarik serangga. Permukaan daunnya yang licin membuat serangga yang mendarat akan langsung tergelincir ke dlam pusat daun. Serangga yang masuk tidak akan bisa keluar lagi karena terdapat enzim yang akan mencerna serangga itu.

10. Pinguicula

Tanaman ini hanay dapat menjebak serangga yang memiliki sayap lebar atau serangga kecil. Bentuk daunnya yang unik dan terlihat sangat segar dan bagus untuk menjadi umpan karena menarik perhatian serangga.

Serangga yang hinggap pada daun tidak akan bisa bergerak lagi karena Pinguicula memiliki daun yang dilapisi oleh cairan lengket yang dihasilkan dari sel tubuh mereka.

Setelah etrjebak maka Pinguicula atau yang sering dikenal dengan butterwirt akan mengeluarkan cairan pencernaan dari sel tubuh yang lain. Nutrisi yang terserap dari serangga akan didistribusikan ke seluruh tubuh.

Pinguicula tersebar di banyak daerah seperti pada Amerika tengah, Amerika Selatan, eropa dan Asia. Akan tetapi beberapa spesies dari tanaman ini terancam punah karena habitat mereka mengalami kerusakan karena ulah manusia.

11. Sarracenia

Tanaman ini berbentuk corong yang atasnya berlubang, memiliki tudung daun yang berfungsi untuk melindungi dari air agar tidak masuk saat hujan. Sarracenia menghasilkan bau harum dan warna ujung daun yang mencolok, dua faktor itu yang memancing serangga untuk datang.

Karena tepi daunnya yang licin maka serangga yang hinggap akan langsung terpeleset kedalam lalu tudung daun akan menutup sehingga serangga tidak akan bisa keluar. Di dalam serangga akan dicerna dengan enzim khusus yang bernama protease.

12. Utricularia

Utricularia terdiri dari 220 spisies dan tiap spesies memiliki perangkap yang berbeda ukuran, mulai dari 0,2cm sampai 1,2cm namun memiliki bentuk yang sama yakni kantong bulat. Meski ukurannya kecil namun jebakan yang dimiliki oleh Utricularia sangat berbahaya bagi serangga karena permukaannya sangat sensitif saat mangsa hinggap kantong akan terbuka dan serangga akan langsung masuk dlam jebakan bersama air.

Bila air sudah penuh kantong akan menutup lagi dan tidak akan ada kesempatan bagi mangsa untuk keluar, prosesnya sangat cepat hanya 10 sampai 15 mili detik saja. Utricularia juga dikenal dngan nama bladderwort bisa memakan kecebong, larva nyamuk, katak, kutu dan kumbang air, akan tetapi makanan utamanya adalh rotiferae dan protozoa.

13. Venus Flytrap

Nama latin dari Venus Flytrap adalah dioneae muscipula, hidup di daerah subtropis. Venus Flytrap banyak ditemukan di North carolina Amerika Serikat.

Bentuknya unik dengan dua daun yang mempunyai engsel terbuka dan dikelilingi oleh bulu halus yang berfungsi sebagai jebakan.

Venus Flytrap akan mengeluarkan aroma untuk menarik mangsanya dan warna yang mencolok di dalam bagian daun. Saat mangsa menyentuh bulu halus disekitar daun maka tak sampai sedetik kedua daunnya akan tertutup dan akan mencengkram mangsanya.

Cairan yang terdapat didalam daun akan mencerna mangsa hingga hancur dan nitrogend ari mangsa akan disebar ke semua bagian tanaman.

Itulah ulasan sekilas penjelasan tentang 13 Macam Tumbuhan Pemakan Serangga Yang Ada di Dunia, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami

Baca Juga >>>