Pengertian Price Earning Ratio dan Rumus Price Earning Ratio

Pengertian Price Earning Ratio dan Rumus Price Earning Ratio

Posted on

Pengertian Price Earning Ratio dan Rumus Price Earning Ratio – Price Earning Ratio ialah salah satu pendekatan yang biasa digunakan oelh analis sekuritas untuk menilai suatu saham atau perbandingan antara harga pasar suatu pasar atau market price dengan EPS atau Earning Per Share dari saham yang bersangkutan. Pendekatan ini berdasarkan rasio antara harga saham per lembar yang berlaku di pasar modal dengan tingkat keuntungan bersih yang tersedia untuk pemegang saham.

Price Earning Ratio juga merupakan unkuran untuk menentukan bagaimana pasar memberi harga atau nilai pada saham sebuah perusahaan. Keinginan seorang investor melakukan analisis saham melalui rasio – rasio keuangan seperti Price Earning Ratio, ini karena adanya keinginan investor akan hasil yang layak dari suatu investasi saham.

Rasio keuntungan atau harga ialah suatu rasio yang biasa di gunakan untuk mengukur market price atau harga pasar pada setiap lembar saham biasa dengan keuntungan per lembar saham. Ukuran ini melibatkan suatu jumlah yang dengan tidak langsung di kendalikan oleh perusahaan harga pasar saham umum. Rasio keuntungan atau harga mencerminkan penilaian pemodal terhadap pendapatan di masa yang akan datang, Simamora (2000:531)

Pengertian Price Earning Ratio dan Rumus Price Earning Ratio

Price Earning Ratio di gunakan oleh investor untuk memprediksi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan di masa mendatang. Investor akan bisa mempertimbangkan rasio ini untuk memilah saham mana yang nantinya dapat memberikan keuntungan yang besar di masa yang akan datang. PER akan menunjukan hubungan antara harga pasar saham umunya dengan earning per share. Perusahaan yang mempunyai peluang dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi biasanya memiliki PER yang tinggi, begitu juga sebaliknya perusahaan dengan niai pertumbuhan yang rendah maka memiliki nilai PER yang rendah atau kecil.

PER tidak mempunyai arti jika perusahaan memiliki keuntungan yang sangat rendah atau bahkan negatif. Dalam keadaan ini, nilai PER suatu perusahaan akan begitu tinggi atau bahkan negatif. PER ialah bagian dari rasio pasar di mana sudut pandang rasio ini lebih banyak dari sudut pandang investor dan juga merupakan ukuran dalam menentukan bagaimana pasar memberi harga atau nilai pada saham suatu perusahaan. Keinginan seorang investor untuk melakukan analisis pada suatu saham melalui rasio keuangan seperti PER yang di sebabkan dengan adanya keinginan calon investor atau investor akan saham perusahaan tersebut.

PER dapat di gunakan untuk menentukan nilai pasar saham yang di harapkan dan menentukan nilai pasar saham di masa yang akan datang. Secara fundamental menurut Husnan, rasio ini di perhatikan oleh investor dalam memilih saham , itu karena perusahaan yang mempunyai nilai PER yang tinggi menunjukan nilai pasar yang juga tinggi atas saham tersebut, sehingga saham tersebut akan diminati oelh investor dan ini akhirnya akan memberi dampak pada kenaikan harga saham sebaliknya jika perusahaan memiliki PER yang rendah dan menunjukan nilai pasar yang rendah sehingga akan memberi dampak terhadap penurunan harga saham.

Semakin besar nilai PER maka saham akan semakin mahal terhadap pendapatan bersih per saham. Apabila dikatakan suatu saham memiliki PER 10 kali, itu artinya harga saham tersebut 10 kali lipat terhadap EPSnya. Suatu saham yang memiliki PER kecil bagi pemodal maka akan semakin bagus, itu kerena saham tersebut mempunyai harga yang semakin murah. PER ialah salah satu segi untuk memandang kinerja harga saham.

Rumur PER ialah

PER – Ps : EPS

Keterangan:
Ps : Price Stock
EPS : Earning Per Share

Itulah ulasan sekilas penjelasan tentang Pengertian Price Earning Ratio dan Rumus Price Earning Ratio, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami

Baca Juga >>>