Pengertian dan Jenis Batuan Beku serta Contoh

Pengertian dan Jenis Batuan Beku serta Contoh

Posted on

Pengertian dan Jenis Batuan Beku serta Contoh – Batuan di bumi memiliki banyak jenis yang berdasarkan dengan proses pembentukannya, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang salah satu jenis batuan tersebut, yakni batuan beku.

Pengertian dan Jenis Batuan Beku serta Contoh

Pengertian Batuan Beku

Batuan igneus atau batuan beku, berasal dari Bahasa Latin: ignis yang artinya Api. Merupakan jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin kemudian mengeras, ini terjadi dengan atau tanpa adanya proses kristalisasi, baik di bawah permukaan bumi sebagai batuan intrusif atau plutonik atau di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif atau vulkanik. Magma ini bisa berasal dari batuan yang setengah cair atau batuan yang sudah ada, baik berada di mantel ataupun kerak bumi. Pada umumnya, proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut, yakni: kenaikan temperatur, penurunan tekanan, atau perubahan komposisi.

Terdapat lebih dari 700 tipe batuan beku sudah berhasil dideskripsikan, sebagian besar batuan tersebut terbentuk di bagian bawah permukaan kerak bumi. Berdasarkan teksturnya, batuan beku dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni: batuan beku plutonik dan vulkanik. Perbedaan di antara keduanya dapat dilihat dari besar mineral penyusun batuannya. Batuan beku plutonik pada umumnya terbentuk dari pembekuan magma yang relatif lebih lambat sehingga mineral-mineral yang terkandung dalam penyusunnya relatif besar.

Jenis-Jenis Batuan Beku

1. Batuan Beku berdasarkan Tempat keluarnya magma

a. Batuan beku dalam

Batuan beku dalam merupakan suatu hasil pembekuan magma di bagian dalam perut bumi, bahkan ini terjadi di dalam dapur magma. Karena proses pendinginan yang terjadi berlangsung sangat lambat, maka dihasilkan hablur mineral yang sempurna atau teratur.

Contoh dari batuan beku dalam antara lain: batuan sienit, batuan granit, batuan diorit, dan batuangabro.

b. Batuan beku luar

Batuan beku luar merupakan batuan yang terbentuk karena adanya suatu proses pembekuan magma pada permukaan bumi. Pada umumnya proses pembentukan batuan ini terjadi dengan cepat karena penurunan suhu yang mendadak.

Contoh dari batuan beku dalam antara lain: batuan obsidian, batuan liparit, batuan trachit, batuan desit, batuan andesit, dan batuan basalt.

c. Batuan beku korok

Batuan beku korok merupakan batuan yang terbentuk karena suatu proses penyusupan magma pada celah-celah litosfer bagian atas kemudian membeku. Karenanya, posisi dari batuan beku korok biasanya dekat dengan permukaan bumi. Batuan beku jenis ini juga mengalami proses kristalisasi.

Contoh dari batuan beku korok antara lain: batuan porfir granit, batuan porfir diorit, dan batuan ordinit.

2. Batuan Beku berdasarkan Teksturnya

Kita bisa membedakan empat macam batuan beku yang berdasarkan dari teksturnya, yaitu:

Batuan granitoid ialah semua batuan yang butir-butir mineralnya cukup besar untuk bisa dikenal dengan mata biasa atau megaskopis.

Batuan felsitoid atau aphanit merupakan jenis batuan yang tersusun terutama atau seluruhnya dari butir-butir mineral kecil yang hanya bisa dikenal bila dilihat dengan bantuan lensa kuat atau mikroskopis.

Batuan gelas, batuan jenis ini merupakan jenis batuan yang tersusun seluruhnya atau sebagian besar atas bahan gelas yang berkilap kaca.

Batuan pecahan atau fragment, batuan jenis ini merupakan batuan yang tersusun terutama atas bahan yang dikeluarkan vulkan.

Itulah sekilas tentang Pengertian dan Jenis Batuan Beku serta Contoh, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami.

Baca Juga >>>