Akuntansi Aktiva Tetap Beserta Sifat dan Contohnya Lengkap

Akuntansi Aktiva Tetap Beserta Sifat dan Contohnya Lengkap

Posted on

Akuntansi Aktiva Tetap Beserta Sifat dan Contohnya Lengkap – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Akuntansi Aktiva Tetap Beserta Sifat dan Contohnya Lengkap. untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasannya berikut ini :

Akuntansi Aktiva Tetap Beserta Sifat dan Contohnya Lengkap

Pengertian Aktiva Tetap

aktiva tetap merupakan kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan, yang mana kekayaan tersebut didapatkan dalam bentuk siap pakai atau telah dibangun sebelumnya, sifatnya permanen dan bisa digunakan dalam kegiatan normal oleh perusahaan untuk jangka waktu yang relatif panjang dan memiliki nilai cukup material.

Aktiva tetap yakni sumber daya ekonomi yang didapatkan & dikuasai oleh perusahaan sebagai hasil dari transaksi dimasa lalu, salah satunya yaitu aktiva tetap yang dipergunakan oleh perusahaan dalam kegiatan operasionalnya dalam menghasilkan produk atau jasa.

Karakteristik aktiva tetap

Adapun karakteristik dari aktiva tetap, yang diantaranya sebagai berikut :

a. Tidak untuk di jual kembali.
b. Memiliki wujud fisik.
c. Memiliki nilai material, harga dari aset cukup signifikan, misalnya : harga tanah, harga mesin, harga bangunan dsb.
d. Memiliki periode manfaat dengan jangka waktu yang panjang, lebih dari 1 tahun.
e. Dapat memberikan banyak manfaat dimasa yang akan datang.
f. Aset bisa digunakan secara efektif dalam aktivitas normal perusahaan atau tidak untuk di jual kembali seperti halnya produk, persediaan serta investasi.
g. Dimiliki oleh perusahaan tidak sebagai investasi.

Aktiva tetap berdasarkan sifatnya dan Contohnya

Terdapat 2 Aktiva tetap yaitu aktiva tetap berwujud (tangible assets) dan aktiva tetap tidak berwujud (intangible assets).

1. Aktiva tetap berwujud

Yang dimaksud dengan aktiva tetap berwujud merupakan aktiva tetap yang memiliki bentuk fisik, terdapat 3 jenis aktiva tetap berwujud, yang diantaranya seperti adalah sebagai berikut:

1. Aktiva yang merupakan sumber dari penyusutan atau depresiasi, contohnya seperti : bangunan / gedung, peralatan, kendaraan, inventaris, mesin-mesin produksi dsb.

2. Aktiva yang merupakan sumber dari deplesi atau penyusutan, contohnya seperti : tambang mineral, mineral deposits atau sumber alam dsb. Sumber alam atau tambang bisa habis melalui kegiatan-kegiatan eksploitasi pada sumber-sumber tersebut, oleh sebab itu sumber alam harus bisa dialokasikan kepada periode-periode yang mana sumber alam atau tambang tersebut dapat memberikan hasilnya.

3. Aktiva yang tidak mengalami penyusutan atau tidak mengalami deplesi, contohnya seperti: tempat atau tanah dimana bagunan perusahaan di dirikan dsb.

2. Aktiva tetap tidak berwujud

Yang dimaksud dengan aktiva tidak berwujud merupakan aktiva yang tidak memiliki wujud fisik, namun memiliki manfaat yang besar untuk perusahaan yang dinyatakan dalam bentuk jaminan tertentu, contohnya seperti: hak cipta, hak paten, hak monopoli, biaya untuk riset, merek dagang, biaya untuk mendirikan perusahaan dsb.

Itulah sekilas penjelasan tentang Akuntansi Aktiva Tetap Beserta Sifat dan Contohnya Lengkap, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami.

Baca Juga >>>