5 Teknik Isolasi Bakteri

5 Teknik Isolasi Bakteri

Posted on

5 Teknik Isolasi Bakteri – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Teknik isolasi bakteri. Dan untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasannya berikut ini :

5 Teknik Isolasi Bakteri

Pengertian Bakteri

Bakteri merupakan makhluk hidup yang paling banyak jumlahnya dimuka Bumi ini, kemampuannya dalam berkembang biak yang begitu cepat serta kemampuannya dalam beradaptasi menjadikannya makhluk hidup yang paling berhasil dalam berkembang biak di muka Bumi. Bakteri sendiri termasuk salah satu anggota dari kerajaan Monera, yaitu kerajaan yang dihuni oleh makhluk hidup dengan ciri-ciri bersifat uniseluler, prokariota, cosmopolit dan lainnya. Dan mempunyai ukuran yang sangat kecil hingga berukuran antara 100 – 750 µm (0,1 – 0,75 mm), sehingga makhluk ini hanya dapat dilihat dengan melalui mikroskop meskipun hanya bagian umumnya saja.

Teknik Isolasi

Teknik isolasi merupakan usaha untuk menumbuhkan mikroba diluar dari lingkungan alamiahnya. Mikroorganisme dapat diperoleh dari lingkungan baik itu air, tanah, udara, substrat yang berupa bahan pangan, tanaman sampai hewan. Jenis mikroorganismenya dapat berupa bakteri, khamir, jamur, kapang dan lain-lain.

Terdapat berbagai cara mengisolasi mikroba, yaitu :

a. Isolasi pada agar cawan

Prinsip pada metode isolasi ini ialah dengan mengencerkan mikroorganisme sehingga diperoleh individu spesies yang bisa dipisahkan dari organisme lainnya. Setiap koloni yang terpisah dan tampak pada cawan tersebut setelah inkubasi berasal dari satu sel tunggal (Menurut Mulyani, 1991).

Ada terdapat beberapa cara dalam metode isolasi pada agar cawan, yaitu: Metode gores kuadran, metode agar cawan tuang, dan Metode gores kuadran. Bila metode ini dilakukan dengan baik maka akan menghasilkan terisolasinya mikroorganisme, dimana setiap koloni berasal dari satu sel (Menurut Mulyono, 1992).

Menurut Hadioetomo (1993), ada 2 (dua) metode yang dilakukan untuk memperoleh biakan murni, yaitu dengan :

b. Metode cawan gores

Metode ini memiliki dua keuntungan, yaitu menghemat bahan maupun waktu. Metode cawan gores ini dilaksanakan dengan baik dan kebanyakan akan menyebabkan terisolasinya mikroorganisme yang diinginkan.

Dua macam kesalahan yang umum sekali dilakukan ialah tidak memanfaatkan permukaan medium dengan sebaik-baiknya untuk digores sehingga pengencerannya menjadi kurang lanjut dan cenderung untuk menggunakan inokulum terlalu banyak sehingga menyulitkan pemisahan sel-sel yang digores.

c. Metode cawan tuang

Cara lain untuk bisa memdapatkan koloni murni dari populasi campuran mikroorganisme ialah dengan mengencerkan spesimen dalam medium agar yang telah dicairkan atau didinginkan ( ±50 oC ) yang kemudian dicawankan.

Karena konsentrasi sel-sel mikroba di dalam spesimen umunya tidak diketahui sebelumnya, maka pengencerannya perlu dilakukan beberapa tahap sehingga sekurang-kurangnya satu di antara cawan tersebut mengandung koloni terpisah di atas permukaan ataupun didalam. Metode ini sendiri memboroskan bahan dan waktu namun tidak memerlukan keterampilan yang tinggi.

d. Isolasi Pada Medium Cair

Metode isolasi pada medium cair in dilakukan jika mikroorganisme tidak dapat tumbuh pada agar cawan (medium padat), tetapi hanya dapat tumbuh pada kultur cair. Metode ini perlu dilakukan pengencaran dengan beberapa serial pengenceran. Semakin tinggi pengenceran maka peluang untuk mendapatkan satu sel semakin besar.

e. Isolasi Sel Tunggal

Metode isolasi sel tunggal ini dilakukan untuk mengisolasi sel mikroorganisme berukuran besar yang tidak bisa diisolasi dengan metode agar cawan/medium cair. Sel mikroorganisme dilihat dengan menggunakan perbesaran sekitar 100 kali. Dan kemudian sel tersebut dipisahkan dengan menggunakan pipet kapiler yang sangat halus ataupun micromanipulator, yang dilakukan secara aseptis.

Itulah sekilas penjelasan tentang 5 Teknik Isolasi Bakteri, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami

Baca Juga >>>