Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Elliptical Construction
Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Elliptical Construction

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Elliptical Construction

Posted on

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Elliptical Construction – adalah gabungan 2 kalimat yang berbeda subjeknya tetapi predikatnya sama, dan di gunakan untuk menghindari pengulangan kata. pola ini sangat lazim penggunaannya dalam spoken- English ( bahasa percakapan ). kalimat Elip di nyatakan dengan menggunakan Auxiliaries bersama :

1. Too dan so ( juga) : Untuk pernyataan positif
2. Either dan neither (juga tidak ) : untuk pernyataan negative

Perhatikan penggabungan kalimat- kalimat di bawah ini dengan menggunakan kalimat elip.

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Elliptical Construction
Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Elliptical Construction

– Bentuk positif :

e.g
– John is a student ( John adalah seorang pelajar )
I am a student ( saya seorang pelajar )
Bila kedua kalimat tersebut di gabung menjadi :
* John is a student, and I am too /
John is a student, and so am I
(John adalah seorang pelajar, dan saya juga )

– Riki study english everyday ( Riki belajar bahasa inggris setiap hari )
Fika study English everyday ( Fika belajar bahasa inggris setiap hari )
Bila kedua kalimat tersebut di gabung menjadi :
* Riki study English everyday, and fika does too /
Riki study English everyday, and so does fika
( Riki belajar bahasa inggris setiap hari, dan fika juga )

– Bentuk negatif :

e.g
– John is not a student ( John bukan seorang pelajar )
I am not a student ( saya bukan seorang pelajar )
Bila kedua kalimat tersebut di gabung menjadi :
* John is not a student, and I am not either
John is not a student and neither am I
( John bukan seorang pelajar, dan saya juga bukan )

– Riki doesn’t study english everyday ( Riki tidak belajar bahasa inggris setiap hari )
Fika doesn’t study English everyday ( Fika tidak belajar bahasa inggris setiap hari )
Bila kedua kalimat tersebut di gabung menjadi :
* Riki doesn’t study English everyday, and fika does either /
Riki doesn’t study English everyday, and neither does fika
( Riki tidak belajar bahasa inggris setiap hari, dan fika juga tidak )

1. Kalimat positif

– TOO & SO with auxiliary

Stucture :
subject + auxiliary + too
so + auxiliary + subject

e.g
– Dina can speak French, and mary can too
Dina can speak french, and so can mary
( Dina dapat berbicara bahasa prencis, dan mary juga )

– TOO & SO with verb

Structure :
subject +verb + too
so + verb + subject

e.g
– My brother play piano well, and siska does too
My brother play piano well, and so does siska
( Kakaku bermain piano dengan baik, dan siska juga )

Note : verb di sesuaikan dengan tenses

2. Kalimat negatif

– EITHER & NEITHER with auxiliary

Structure :
Subject + auxiliary + not + either
Neither + auxiliary + subject

e.g
– John can’t play piano, and Dino can’t either
John can’t play piano, and neither can Dino
( John tidak dapat bermain piano, dan Dino juga tidak )

– My brother won’t go out tonight, and I won’t either
My brother won’t go out tonight, and neither will I
( Kakakku tidak akan pergi mala mini, dan saya tidak akan juga )

– EITHER & NEITHER with verb

Structure :
subject + verb + not + either
neither + verb + subject

e.g
– My sister doesn’t like English, and I don’t either
My sister doesn’t like English, and neither do i
( Kakakku tidak suka bahasa inggris, dan saya juga tidak )

– Tati didn’t go to movie last night, and Budi didn’t either
Tati didn’t go to movie last night, and Neither did Budi
( Tati tidak pergi ke bioskop tadi malam, dan budi juga tidak )

Bila dalam penggabungan ini, predikat yang satu berlawanan dengan yang lainnya ( Positive dan negative ) maka kita menggunakan kata “but” ( tetapi ), sebagai kata penghubung.

e.g
– My sister likes English, but I don’t
( kakakku suka bahasa inggris, tetapi saya tidak )
– My sister doesn’t like English, but I do
( Kakakku tidak suka bahasa inggris, tetapi saya suka )