Pengertian Rasonansi Bunyi dan Contohnya

Pengertian Rasonansi Bunyi dan Contohnya

Posted on

Pengertian Rasonansi Bunyi dan Contohnya – Saat terdengar suara petir seringkali kaca jendela akan bergetar. Mengapa Demikian? bergetarnya kaca tersebut saat terdengar suara petir diakibatkan adanya peristiwa resonansi bunyi. Dan apa itu resonansi? Dan berikut ini saya akan menjeaskan apa itu resonansi? Silahkan disimak!!!

Pengertian Rasonansi Bunyi dan Contohnya

Resonansi sendiri merupakan peristiwa bergetarnya suatu benda yang diakibat oleh benda lain yang bergetar dikarena keduanya memiliki frekuensi yang sama atau dengan kata lain memiliki frekuensi yang merupakan bilangan bulat dari frekuensi salah satu benda bergetar. Resonansi bunyi pada kolom udara sendiri dimanfaatkan untuk dapat menghasilkan bunyi pada alat musik. Alat-alat musik memiliki lubang udara sehingga terjadi resonansi udara dan menghasilkan suara yang merdu.

Contoh kasus : bunyi merdu pada sebuah gitar dihasilkan oleh resonansi antara dawai & kotak resonansi. Saat gitar dipetik udara yang ada pada kotak resonansi bergetar dengan frekuensi yang sama dengan frekuensi dawai. Udara yang berada di dalam kendang pun ikut bergetar ketika kendang dipukul. Jika tidak ada kolom udara pada alat musik kita tidak akan bisa mendengar merdunya suara musik.

Dan untuk memahami proses dari resonansi silahkan perhatikan dua buah garputala yang beresonansi pada gambar berikut.

Gambar Resonansi
Gambar Resonansi

Keterangan :

Jika salah satu dari garputala dipukul, maka garputala akan bergetar. Hal ini menyebabkan garputala lainnya juga ikut bergetar karena keduanya memikiki frekuensi yang sama. Frekuensi bunyi pada garputala dipengaruhi oleh bentuk, bahan, besar dan kecilnya garputala.

– Adapun percobaan lainnya untuk bisa membuktikan terjadinya resonansi ialah dengan mencelupkan sebuah tabung yang kedua ujungnya terbuka kedalam air secara vertikal. Dan Rumus resonansi pada tabung air ini ialah:

L = (2n-1) . ? / 4

Keterangan :

L = merupakan panjang kolom udara pada tabung air (cm)
n = merupakan 1, 2, 3, ….
n = merupakan 1 jika terjadi resonansi pertama
n = merupakan 2 jika terjadi resonansi kedua
? = merupakan panjang gelombang

Rumus resonansinya

l = panjang kolom udara di atas permukaan air dalam tabung (m)
n = resonansi ke-n (n = 1, 2, 3, …)
? = panjang gelombang (m) ; ? = V (cepat rambat suara di udara) x F(frekwensi)

Contoh soal :

Sebuah sumber bunyi beresonansi pertama kali pada saat tinggi kolom udara 100 cm. Jika pada frekuensi sumber bunyi 350 Hz, maka hitunglah:

a. Panjang gelombangnya?
b. Panjang kolom ketiga ketika terjadi resonansi?

Penyelesaian :

Diketahui:
l = 50 cm => 0,5 m
f = 250 Hz

Jawab :

a. Menghitung panjang gelombang.
0.5 = {[2(1) – 1] / 4} x ? 0.5 / 0.25 = ? ? = 2 m

b. Penjang Kolom Ke-3
l3 = {[2(3) – 1] / 4} x 2 l3 = 5/2 l3 = 2.5 m

Itulah sekilas tentang Pengertian Resonansi Bunyi, dan sedikit contoh pembuktiannya, semoga membantu dan selamat belajar.