Pengertian Instrumen Penelitian Menurut Para Ahli Dan Jenisnya

Pengertian Instrumen Penelitian Menurut Para Ahli Dan Jenisnya

Posted on

Pengertian Instrumen Penelitian Menurut Para Ahli Dan Jenisnya – Dalam melakukan sebuah penelitian, tentu kita membutuhkan alat dalam pengumpulan data atau disebut juga Instrumen penelitian, kali ini kami akan memberikan ulasan singkat tentang Instrumen Penelitian.

Instrumen penelitian merupakan alat dalam mengumpulkan serta memperoleh data. Adapun alat yang disebutkan disini merupakan alat yang difungsikan atau digunakan sesuai dengan jenis data yang sedang dikumpulkan dalam keperluan penelitian.

Pengertian Instrumen Penelitian Menurut Para Ahli Dan Jenisnya

Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pendapat para ahli yang memiliki pendapat berbeda-beda namun pada tujuan yang sama. Dan berikut ini merupakan diantaranya:

a. Suharsimi Arikunto, menurut beliau instrumen penelitian ialah alat bantu yang digunakan oleh seorang atau sekelompok peneliti dalam melakukan kegiatan dalam mengumpulkan data, yang mana agar kegiatan tersebut menjadi sistematis & dipermudah olehnya.

b. Ibnu Hajar, menurutnya instrumen penelitian ialah alat ukur yang digunakan agar mendapatkan informasi kuantitatif tentang variabel yang berkarakter serta objektif. Dan adapun jenis data yang dimaksud tersebut antaranya sbb:

  1. Data Kuantitatif, ialah jenis data yang berkaitan dengan jumlah atau kuantitas yang dapat dihitung atau disimbolkan dengan ukuran-ukuran kuantitas.
  2. Data Kualitatif, ialah jenis data yang berkaitan dengan nilai kualitas, semacam sangat baik, baik, sedang, cukup, kurang dan lain-lainnya.
  3. Data nominal, ordinal, interval atau data rasio.
  4. Data primer atau sekunder.

Instrumen sangat mudah untuk dibayangkan apabila yang diukur bersifat tangible (jelas). serta sulit dibayangkan apabila yang diukur memiliki sifat intangible (tidak jelas). Adapun Instrumen yang baik haruslah bersifat valid dan reliabel (ajeg atau dapat dipercaya).

Instrumen valid merupakan instrumen yang dengan tepat mengukur apa yang mesti diukur. Instrumen reliabel apabila hasil dari pengukurannya bersifat ajeg atau konsisten. Instrumen sebagai alat pengumpul data yang berperan sangat penting dalam sebuah penelitian. Karena apabila tanpa instrumen yang baik, dapat dipastikan tidak mungkin akan memperoleh data yang betul-betul bisa dipercaya, sehingga dapat menyebabkan kesimpulan yang salah.

Maka dari itu instrumen penelitian harus di tetapkan secara tepat agar dapat menjawab permasalahan dalam penelitian serta menguji hipotesis.

Jenis-Jenis dalam Instrumen Penelitian

Berikut ini jenis-jenis instrumen penelitian, yakni sebagai berikut:

a. Tes, ialah alat ukur yang diberikan kepada individu agar mendapatkan jawaban-jawaban yang diinginkan, baik itu secara tertulis ataupun secara lisan. Hasil pengukuran ini akan lebih banyak dipergunakan untuk data kuantitatif yang pada umumnya memakai alat ukur data interval sehingga dapat diolah dengan teknik statistika.

b. Wawancara atau disebut juga Interview, merupakan salah satu alat sebagai pengumpul data yang sangat baik agar dapat mengetahui pendapat, tanggapan, motivasi, perasaan dan proyeksi seseorang terhadap masa depannya. Metode ini dipergunakan apabila data yang akan diperlukan sebagian besar berada dalam benak pikiran responden. Maka itu, wawancara banyak dipergunakan dalam studi-studi persepsi yang bernuansa kualitatif.

c. Observasi. Alat ini sangat banyak digunakan untuk mengukur tingkah laku individu maupun proses terjadinya suatu kegiatan yang dapat diamati. Menurut Sutrisno Hadi, observasi merupakan Pengamatan serta pencatatan dengan sistematik fenomen-fenomen yang diselidiki.

d. Kuesioner atau Angket, Merupakan suatu penyelidikan mengenai suatu masalah yang umumnya banyak menyangkut kepentingan orang banyak, dapat dilakukan dengan jalan mengedarkan suatu daftar pertanyaan, yaitu berupa formulir-formulir yang diajukan secara tertulis kepada sejumlah subyek untuk mendapatkan jawaban atau respons tertulis seperlunya. (Kartini Kartono, Pengantar Metodologi Riset Sosial, hlm.200).

e. Dokumentasi, merupakan suatu bentuk dari pengabadian, arsip ataupun barang-barang peninggalan yang diabadikan. Dokumentasi sendiri dipergunakan sebagai alat memperoleh data langsung dari tempat penelitian, seperti literatur buku-buku yang relevan, majalah, laporan kegiatan, catatan harian, notulen rapat, serta beberapa dokumen yang berkaitan dengan penelitian.

f. Skala Pengukuran, merupakan alat sebagai pengukur sikap, nilai, minat, bakat, perhatian, motivasi, dan disusun dalam bentuk pernyataan agar dapat dinilai responden seerta hasilnya dalam bentuk rentangan nilai angka sesuai dengan kriteria yang dibuat oleh peneliti.

Itulah sekilas tentang Pengertian Instrumen Penelitian Menurut Para Ahli & Jenisnya semoga dapat membantu pembaca sekalian.