3 Jenis Pengangguran, penyebab dan Cara Mengatasinya
3 Jenis Pengangguran, penyebab dan Cara Mengatasinya

3 Jenis Pengangguran, penyebab dan Cara Mengatasinya

Posted on

3 Jenis Pengangguran, penyebab dan Cara Mengatasinya – Pengangguran Bukanlah takdir tapi pilihan. Pengangguran merupakan penduduk yang tidak memiliki pekerjaan tetapi sedang mencari suatu pekerjaan atau penduduk yang bersiap untuk memulai usaha yang baru atau juga penduduk yang tidak sama sekali mencari maupun memulai usaha baru dalam pekerjaan dikarenakan merasa tidak mungkin mendapatkan suatu pekerjaan atau bisa juga penduduk yang tidak diterima bekerja dikarenakan telah diterima bekerja namun belum memulai suatu pekerjaan tersebut. Begitulah gambaran dari pengangguran dari sudut pandang yang berbeda.

3 Jenis Pengangguran, penyebab dan Cara Mengatasinya
3 Jenis Pengangguran, penyebab dan Cara Mengatasinya

Jenis-Jenis Pengangguran :

1. Pengangguran terselubung, merupakan tenaga kerja yang tidak bekerja dengan optimal dikarenakan sesuatu alasan tertentu, semacam

  1. Kurang terampil dalam bekerja mungkin dikarenakan tingkat pendidikan yang rendah;
  2. Baru memulai bekerja atau masih kurangnya pengalaman dalam bekerja;
  3. Terpaksa, membuat sesorang yang bekerja tidak cocok dengan bakat dan keterampilannya.

2. Pengangguran terbuka, merupakan tenaga kerja yang bersungguh-sungguh tidak memiliki pekerjaan, penyebabnya antara lain:

  1. Tidak tersedianya lapangan pekerjaan;
  2. Lapangan pekerjaan yang tidak cocok dengan background pendidikannya;
  3. Tidak berusaha mencari suatu pekerjaan secara sungguh-sunggu dikarenakan memang malas.

3. Setengah menganggur, yakni mereka yang bekerja kurang dari jam normal (kurang dari 35 jam dalam seminggu). Semisal pekerjaan sebagai Petani yang hanya memiliki lahan yang sempit yang biasanya bekerja kurang dari 35 jam seminggu dan setengan pengangguran yang tidak terlihat atau terselubung, yakni mereka yang produktivitas dalam bekerjanya rendah dan pendapatannya pun rendah.

Dari sebab yang terjadi, pengangguran dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian seperti berikut ini:

  1. Pengangguran struktural, merupakan pengangguran yang terjadi dikarenakan perubahan dalam struktur perekonomial, semisal adanya pengembangan perekonomian dari pola agraris ke industri.
  2. Pengangguran friksional, merupakan pengangguran yang terjadi dikarenakan sulitnya temporer dalam mempertemukan pencari kerja dengan lowongan pekerjaan, semisal kondisi geografis, informasi yang tidak tepat dan proses perekrutan yang cukup lama.
  3. Pengangguran musiman, merupakan pengangguran yang disebabkan karena pergantian waktu, semisalnya pedangang peci atau kopiah, yang hanya mendapatkan pesanan yang besar pada bulan ramadhan saja, sedangkan masa biasanya penjualan tergolong rendah.
  4. Pengangguran Teknologi, merupakan pengangguran yang disebabkan oleh teknologi modern, semisal usaha yang telah menggunakan mesin, mulai mengurangi para pekerjanya karena lebih mudah dan murah.
  5. Pengangguran konjungtur, merupakan pengangguran yang disebabkan adanya siklus perubahan kegiatan perekonomian, semisal: pada antara tahun 1960-1980 titik berat pembangunan ditekankan pada bidang pertanian, sehingga para Insinyur pertanian mudah mendapatkan pekerjaan, setelah masa itu pemerintah menitik beratkan pembangunan dibidang industri yang menyebabkan para Insinyur sulit mendapatkan pekerjaan.
  6. Pengangguran yang disebabkan oleh isolasi geografis, merupakan pengangguran yang dialami masyarakat yang terpencil dari pusat kegiatan ekonomi, seperti akan menimbulkan urbanisasi.

Penyebab Terjadinya Pengangguran

  1. Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat
  2. Ketidak berhasilannya sektor industri. yang penyebabkan investasi asing yang cenderung padat modal menyebabkan semakin kecilnya terjadi penyambilan tenaga kerja.
  3. Angkatan kerja tidak memiliki syarat dalam dunia kerja.
  4. Ketidakstabilannya ekonomi.
  5. Pajak Penghasilan (PPn) yang terlalu tinggi
  6. Perkembangan teknologi yang tidak diimbangi oleh keterampilan dan pendidikan dari para pecari kerja
  7. Tidak ada kecocokan upah
  8. Tidak memiliki jiwa wirausaha
  9. Adanya diskriminasi ras, gender, dan penyebab lainnya.

Cara Mengatasi Pengangguran

  1. Menyelenggarakan bursa pasar kerja
  2. Menggalakan kegiatan ekonomi informasi, dengan cara mengembangkan industri rumah tangga
  3. Meningkatkan keterampilan dalam bekerja
  4. Meningkatkan mutu pendidikan
  5. Mendirikan Pusat latihan kerja
  6. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
  7. Mendorong investasi, untuk yang satu ini saya kurang setuju dikarenakan semakin banyak investasi akan semakin banyak pengangguran hal ini disebabkan kebanyakan investor pegawainya dari kalangan keluarga dalam catatan tak mau rugi, namun penulis tidak ingin menghilangkan investasi dari daftar ini.
  8. Meningkatkan transmigrasi, mengurangi kepadatan penduduk dalam suatu wilayah
  9. Melakukan deregulasi dan debirokrasi, deregulasi artinya perubahan peraturan main dalam bidang-bidang tertentu dan Debirokrasi biasanya ke arah penyederhanaan jumlah pegawai yang menangani suatu urusan
  10. Memperluas lapangan pekerjaan, dengan cara melakukan pelatihan wirausaha yang nantinya menciptakan wirausaha-wirausahawan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan walaupun usahanya terbilang UKM.

Sekian Ulasan dari kami tentang Pengangguran semoga dapat membantu dan dapat direnungkan, agar berkurangnya pengangguran di Indonesia, sampai jumpa lagi Salam.