Pengertian dan Contoh Paragraf Eksposisi Definisi
Pengertian dan Contoh Paragraf Eksposisi Definisi

Pengertian dan Contoh Paragraf Eksposisi Definisi

Posted on

Pengertian dan Contoh Paragraf Eksposisi Definisi – Suatu paragraf ekposisi yang menjelaskan difinisi suatu objek, definisi dijelaskan tidak hanya sekedar pengertian melainkan seluruh hal yang berhubungan dengan objek tersebut sehingga pembaca mendapatkan informasi dengan lengkap dan sejelas mungkin.

Pengertian dan Contoh Paragraf Eksposisi Definisi
Pengertian dan Contoh Paragraf Eksposisi Definisi

Contoh Paragraf Eksposisi Definisi

Teh merupakan minuman berkafein, sebuah minuman yang dibuat dengan menyeduh daun, pucuk daun atau tangkai yang dikeringkan dan diseduh dengan air panas. Teh dibagi menjadi 4 macam yaitu, teh hitam, teh oolong, teh hijau dan teh putih. Kata teh tidak hanya digunakan untuk minuman yang berasal dari daun teh melainkan juga digunakan dari minuman yang dibuat dari rempah-rempah, tanaman obat atau buah yang disebut teh herbal.

Teh adalah sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak karbohidarat atau protein hampir tidak ada. Rasa teh sedikit pahit sehingga menjadi kenikmatan sendiri saat minum teh. Teh melati menjadi teh yang paling populer di Indonesia. Konsumsi teh di Indonesia hanya 0,8 Kg Perkapita Pertahun, masih jauh dibawah negara-negara lain, meski Indonesia penghasil teh terbesar no 5 di Dunia. Teh awalnya berasal dari Tiongkok, disanalah pohon teh Tiongkok (Camellia Sinensis) berasal, Lokasinya di Provinsi Yunnan bagian barat daya Cina. Cuaca disana yang tropis dan subtropis cocok bagi tanaman teh karena hangat dan lembab.

Teh ditemukan oleh Shennong, ia merupakan seorang penemu obat-obatan dan teh. Ia banyak mencoba membuat ramuan dan menjadikan teh sebagai obat apabila ramuan yang ia coba beracun. Shennong meninggal karena keracunan ramuan dan belum sempat meminum teh untuk menetralisir racun sehingga organ dalam tubuhnya meradang. Awalnya teh Cina digunakan sebagai bahan obat-obatan. Orang-orang pada waktu itu langsung mengunyah dan menikmati sari daun teh atau dicampurkan dengan makanan dan sop.

Teh menyebar melalui kebudayaan Cina dan akhirnya mencakup seluruh masyarakat. Zat yang terdapat di dalam teh sejenis antioksidan yang bernama katekin. Daun teh segar mengandung katekin hingga 30% dari daun yang kering. Pada teh putih dan teh hijau kadar katekinnya lebih tinggi, sedangkan pada teh hitam lebih rendah karena hilang saat proses oksidasi. Dalam teh juga terkandung kafein sekitar 3% dari daun kering, sekitar 40 Mg Percangkir, teofilin, dan rebrobin dalam jumlah sedikit.


loading...