Pengertian Peribahasa Beserta Contohnya Lengkap
Pengertian Peribahasa Beserta Contohnya Lengkap

Pengertian Peribahasa Beserta Contohnya Lengkap

Posted on

Pengertian Peribahasa Beserta Contohnya Lengkap – Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan seseorang, atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri seseorang. Peribahasa mencakup ungkapan, pepatah, perumpamaan, ibarat, tamsil. (Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan Badudu-Zain (1994).

Pengertian Peribahasa Beserta Contohnya Lengkap
Pengertian Peribahasa Beserta Contohnya Lengkap

Peribahasa merupakan ungkapan yang walaupun tidak langsung namun secara tersirat menyampaikan suatu hal yang dapat dipahami oleh pendengarnya atau pembacanya karena sama-sama hidup dalam ruang lingkup budaya yang sama.

Bisa Juga Diartikan:

  1. Peribahasa merupakan susunan kata-kata yang teratur, sedap didengar dan cukup bermakna.
  2. Peribahasa dibentuk atau dicipta berdasarkan pandangan dan perbandingan yang teliti terhadap alam sekeliling dan peristiwa-peristiwa yang berlaku dalam masyarakat.
  3. Oleh sebab peribahasa dibentuk dengan satu ikatan bahasa yang indah dan padat, maka melekatlah peribahasa itu di mulut orang ramai turun-temurun.

Beberapa Contoh Peribahasa:

1. Belum bertaji hendak berkokok. Artinya : Belum berilmu/kaya/berkuasa sudah hendak menyombongkan diri.

2. Belum beranak sudah ditimang. Artinya : Belum berhasil, tetapi sudah bersenang-senang lebih dulu.

3. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Artinya : Bersama-sama dalam suka dan duka, baik buruk sama-sama ditanggung.

4. Biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Artinya : Biarpun banyak rintangan dalam usaha kita, kita tidak boleh putus asa.

5. Bergantung pada akar lapuk. Artinya : Mengharapkan bantuan dari orang yang tidak mungkin memberikan bantuan.

6. Berguru ke padang datar, dapat rusa belang kaki. Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi. Artinya : Belajar harus sungguh-sungguh, jangan terputus di tengah jalan.

7. Bermain air basah,bermain api hangus. Artinya : Setiap pekerjaan atau usaha ada susahnya.

8. Bertepuk sebelah tangan . Artinya : Kebaikan yang hanya dari satu pihak.

9. Besar pasak daripada tiang. Artinya : Besar pengeluaran daripada pendapatan.

10. Biduk lalu kiambang bertaut. Artinya : Lekas berbaik atau berkumpul kembali. ( Seperti perselisihan antara sanak keluarga yang kembali rukun ).

11. Bumi tidak selebar daun kelor. Artinya : Dunia tidak sempit.

12. Cepat kaki ringan tangan. Artinya : Suka menolong sesama umat.

13. Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah. Artinya : Daripada hidup menanggung malu lebih baik mati.

14. Daripada hidup berputih mata, lebih baik mati berputih tulang. Artinya : Lebih baik mati daripada menanggung malu.

15. Daripada hujan emas di negeri orang, lebih baik hujan batu di negeri sendiri. Artinya : Sebaik-baik negeri orang tidak sebaik di negeri sendiri.

16. Datang tampak muka, pulang tampak punggung. Artinya : Datang dan pergi hendaklah memberi tahu.

17. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Artinya : Kita harus menyesuaikan diri dengan adat dan keadaan tempat tinggal yang kita tempati.

18. Duduk sama rendah, tegak ( berdiri ) sama tinggi. Artinya : sama kedudukannya ( tingkatannya atau martabatnya ).

19. Esa hilang, dua terbilang. Artinya : Berusaha terus dengan keras hati hingga maksud tercapai.

20. Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak / Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat. Artinya : Kesalahan / aib sendiri yang besar tidak tampak, kesalahan / aib orang lain meskipun sedikit tampak jelas.

21. Gajah mati karena gadingnya. Artinya : Orang yang mendapat kecelakaan atau binasa karena keunggulannya / tabiatnya.