6 Kelainan Pada Ginjal
6 Kelainan Pada Ginjal

6 Kelainan Pada Ginjal

Posted on

6 Kelainan Pada Ginjal – Ginjal adalah salah satu sistem ekskresi pada manusia karena ekskresi penting dilakukan oleh tubuh kita. Akan tetapi, akibat faktor-faktor tertentu, proses ekskresi pada ginjal dapat mengalami gangguan. Beberapa jenis gangguan yang terjadi pada sistem ekskresi adalah sebagai berikut.

6 Kelainan Pada Ginjal
6 Kelainan Pada Ginjal

Kelainan Pada Ginjal

1) Diabetes Melitus

Pada penderita ini, dalam urinnya mengandung gula. Mengapa terjadi demikian?
Di dalam tubuh penderita diabetes melitus, terdapat kadar hormon insulin yang menurun.

Masih ingatkah Anda apa fungsi hormon insulin?
Akibat berkurangnya hormon insulin, maka darah akan banyak mengandung glukosa. Glukosa dalam darah yang berlebihan tidak semuanya mampu direabsorbsi sehingga masih ikut bersama urine.

2) Diabetes Insipidus

Penyakit ini disebabkan karena jumlah ADH dalam tubuh seseorang menurun. Coba ingat kembali fungsi ADH yang sudah dijelaskan di depan! Penderita penyakit ini akan sering buang air kecil, bias mencapai 20 – 30 kali lebih banyak dari orang sehat.

3) Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk dari kalsium dan asam urat. Pemicu penyakit ini antara lain karena sedikit minum dan sering menahan kencing, sehingga zat tersebut akan mengendap. Selain itu, penyakit batu ginjal juga, dapat disebabkan akibat kelainan dalam metabolisme tubuh. Batu ginjal ini biasanya berada di dalam ginjal atau kandung kencing.

4) Albuminuria

Penyakit ini disebabkan akibat adanya kerusakan alat-alat filtrasi pada ginjal, sehingga urin masih mengandung senyawa albumin atau protein.

5) Anuria

Anuria merupakan penyakit akibat adanya kerusakan pada glomerulus. Coba jelaskan, apa yang terjadi jika glomerulus rusak?
Ingat kembali fungsi glomerulus!
Oleh karenanya, urin tidak dapat diproduksi.

6) Nefritis

Penyakit nefritis disebabkan adanya infeksi bakteri tertentu pada glomerulus, akibatnya glomerulus akan mengalami gangguan. Pada keadaan ini, filtrat banyak mengandung protein, sehingga urin masih mengandung protein. Selain itu, ureum yang seharusnya terbuang, akan masuk kembali ke dalam darah dan akibatnya penyerapan air terganggu.

Akhirnya, air akan tertimbun pada kaki sehingga menyebabkan kaki membengkak yang disebut edema. Apabila terjadi kelainan pada ginjal yang menyebabkan disfungsi ginjal atau gagal ginjal maka seseorang harus menjalani cangkok ginjal atau melakukan cuci darah di samping merupakan upaya untuk mengganti fungsi ginjal.

Baca Juga :
Kelainan-Kelainan Pada Sistem Pernapasan